Tentang Teh Hitam dan Ionic Water



Guru Besar Pangan dan Gizi Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof Dr Ali Khomsan MS dan ahli kesehatan jantung Dr Mohammad Taufik Spj dalam sebuah diskusi tentang teh, di Bogor, belum lama ini mengemukakan, "Memang benar teh hitam mempunyai manfaat seperti menurunkan risiko kanker, mencegah jantung koroner, mencegah penuaan, dan juga bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah", kata Prof Dr Ali Khomsan. Prof Ali menjelaskan, dari berbagai referensi, diketahui bahwa teh hitam yang selama ini dikonsumsi masyarakat kita cukup banyak mengandung komponen senyawa yang baik bagi tubuh. Utamanya adalah antioksidan serta Theaflavin cukup tinggi. Senyawa itulah yang mempunyai efek dapat mengurangi risiko-risiko penyakit seperti kanker dan mencegah jantung koroner. "Teh hitam atau black tea itu dibuat dari pucuk daun teh segar yang dibiarkan menjadi layu sebelum digulung, kemudian dipanaskan dan dikeringkan. Teh hitam disebut juga teh fermentasi" tutur Ali Khomsan.

Selain itu penelitian di Belanda menyimpulkan bahwa kebiasaan minum teh hitam dapat mencegah penimbunan kolesterol pada pembuluh darah arteri, terutama pada wanita. Minum teh hitam 1 sampai 2 cangkir mampu menekan penimbunan kolesterol hingga 46 persen dan jika minum 4 cangkir dapat mencapai 69 persen. Penelitian ini didukung oleh hasil penelitian di Amerika Serikat yang menunjukkan bahwa serangan jantung berkurang 40 persen pada orang-orang yang membiasakan minum teh hitam. Teh hitam juga menunjukkan kemampuan yang meyakinkan sebagai sumber bahan pangan alami bagi para penderita diabetes, terutama dalam kapasitasnya menaikkan aktivitas insulin.

Lalu bagaimana dengan manfaat air alkali atau ionic water ? Kesimpulan umum dari perdebatan para ahli kesehatan mengatakan bahwa mengkonsumsi air alkali dengan dosis yang sesuai dengan kebutuhan tubuh akan mampu meningkatkan fungsi organ tubuh dan membuat proses penyembuhan terhadap banyak penyakit menjadi lebih efektif. Dr. Ben Johnson, MD, DO, ND seorang ahli bedah dunia penerbangan Amerika mengatakan "Kita membicarakan tentang Oxidation Reduction Potential (ORP) dan itu merupakan satu hal yang besar, tapi jangan lupa bahwa kita juga membicarakan tentang air alkali, dan jika anda bertanya mana yang lebih penting ?, jawabannya adalah ORP, tapi jangan salah, air alkali juga penting. Semua organ dalam tubuh bekerja dengan baik jika tubuh bersifat alkali, enzim bekerja dengan lebih baik dan enzim dibutuhkan untuk hampir semua fungsi di dalam tubuh, bahkan dalam menghasilkan energi dan elektrisitas. Elektrisitas yang dihasilkan oleh sel-sel di dalam tubuh penting dan itu memerlukan lingkungan yang bersifat alkali."

Testimoni